KSR Undip dampingi SMANSA latihan
Semarang - Setelah sukses melatih adik-adik SMA 9 Semarang, kini KSR Undip mulai melatih SMA N 1 Semarang. KSR undip akan mendampingi SMANSA untuk menghadapi Jumbara tingkat Jawa Tengah, Rabu lalu (1/3) Komandan KSR Undip, Rizwan Rizka Afahni megarahkan personil untuk melatih di SMA 1 Semarang. Materi - materi palang merah wira mulai dari pentingnya pertologan pertama, penilaian dini, cedera, kedaruratan medis, luka bakar dan evakuasi menjadi fokus dari materi pertolongan pertama, sedangkan materi mengenai Napza, PMS, pengembangan potensi diri mulai diajarkan oleh KSR Undip, yang terakhir yaitu pentingnya pertolongan keluarga (PK) yaitu dasar PK, mengukur suhu, dan perawata pada orang sakit di tempat tidur menjadi fokus utama pada pertolongan keluarga.
siswa SMANSA mengimak materi
Komandan Rizwan Rizka Afahni saat memberikan arahan kepada anak didik
Siswi SMANSA saat bertukar pikiran megenai PRS
Dalam rangka menghadapi Jumbara, PMR SMANSA mempercayakan diri kepada KSR Undip, sehingga harus mempersiapkan diri menjadi guru yang baik. Kepala Divisi Diklat Muhammad Syarifuddin mengatakan KSR Undip akan menjadi pelatih SMANSA hingga kedepannya, jadi harus lebih bersemangat. SIAMO...
Nasi putih sebabkan diabetes?
Salah satu kebiasaan yang dimiliki oleh masyarakat Asia adalah
mengonsumsi nasi putih. Tapi kini sebaiknya mulai dibatasi, karena nasi
putih diketahui bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Berdasarkan review dari 4 penelitian yang sudah dilakukan dan melibatkan 350.000 partisipan diketahui bahwa orang-orang yang banyak mengonsumsi nasi putih akan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.
Selama ini diketahui orang Asia cenderung memiliki asupan nasi putih yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang Barat, yaitu rata-rata 3-4 porsi dalam sehari sedangkan orang Barat hanya 1-2 porsi per minggu.
Ternyata diketahui semakin banyak nasi putih yang dikonsumsi maka risiko ia mengembangkan penyakit diabetes tipe 2 semakin tinggi. Review 4 penelitian yang dianalisis ini diambil dari studi yang pernah dilakukan di China, Jepang, Amerika Serikat dan Australia.
"Setiap kenaikan porsi asupan nasi putih telah dikaitkan dengan risiko diabetes, meski awalnya kecil tapi risiko ini bisa secara signifikan meningkat," ujar peneliti Dr Qi Sun dari Harvard School of Public Health, Boston, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (16/3/2012).
Berdasarkan review dari 4 penelitian yang sudah dilakukan dan melibatkan 350.000 partisipan diketahui bahwa orang-orang yang banyak mengonsumsi nasi putih akan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.
Selama ini diketahui orang Asia cenderung memiliki asupan nasi putih yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang Barat, yaitu rata-rata 3-4 porsi dalam sehari sedangkan orang Barat hanya 1-2 porsi per minggu.
Ternyata diketahui semakin banyak nasi putih yang dikonsumsi maka risiko ia mengembangkan penyakit diabetes tipe 2 semakin tinggi. Review 4 penelitian yang dianalisis ini diambil dari studi yang pernah dilakukan di China, Jepang, Amerika Serikat dan Australia.
"Setiap kenaikan porsi asupan nasi putih telah dikaitkan dengan risiko diabetes, meski awalnya kecil tapi risiko ini bisa secara signifikan meningkat," ujar peneliti Dr Qi Sun dari Harvard School of Public Health, Boston, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (16/3/2012).
KSR Undip Dampingi SMA 9 Latihan
Sabtu (10/3) lalu, KSR Undip mendampingi latihan PMR SMA 9 Semarang menjelang Henry Dunant Competition yang diselenggarakan oleh KSR Polines. Kompetisi ini dimeriahkan 18 kontingen PMR Wira se-Jateng dan DIY.
Kategori yang dilombakan adalah Cerdas Cermat, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Teknologi Tepat Guna, Poster, Pendidikan Remaja Sebaya, dan Pentas Seni. Andi Okto, Findi Purbonani, dan Muhammad Syarifuddin (D.13) menjadi tutor dalam latihan intensif menjelang lomba.
| Suasana selepas latihan di SMA 9 Semarang. |
PMR SMA 9 Semarang berhasil menyabet Juara 2 untuk kategori Pendidikan Remaja Sebaya dan Juara 3 lomba poster. Dina, Ketua PMR SMA 9 Semarang mengaku senang dengan hasil yang mereka dapatkan.
"Kami bangga walaupun tidak bisa mendapatkan juara umum. Kami akan berusaha lebih baik lagi untuk menjadi yang terbaik," uja Dina singkat. (Humas/*)
Subscribe to:
Posts (Atom)
